Dewi K, Chandra and Dewi, Luciana Triani EVALUASI KEBUTUHAN PENGGUNA PADA RANCANGAN FASILITAS BERMAIN UNTUK TAMAN KANAK-KANAK DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (2017). [Research]

Text (Penelitisn Teknik Industri)
TI61809.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)

Abstract

Taman Kanak-kanak (bahasa Inggris: kindergarten), disingkat TK, adalah
jenjang pendidikan anak usia dini (usia 6 tahun atau di bawahnya) dalam bentuk
pendidikan formal. Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan
yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang
dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membentuk
pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar memiliki kesiapan
dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pendidikan anak usia dini PAUD
khususnya TK perlu menyediakan berbagai kegiatan yang dapat
mengembangkan berbagai aspek perkembangan yang meliputi aspek kognitif,
bahasa, sosial, emosi, fisik, dan motorik. Penyelenggara Taman Kanak-kanak
harus menyediakan fasilitas belajar dan tempat bermain. Fasilitas belajar dan
bermain perlu dirancang dengan memperhatikan karakteristik anak-anak.
Fasilitas belajar dan bermain dapat memberikan efek negatif bagi penggunanya
bila dirancang tanpa memperhatikan karakteristik anak-anak. Efek negatif yang
dapat timbul adalah adanya keluhan atau gangguan saat menggunakan
fasilitasnya.
Quality Function Deployment merupakan suatu metodologi yang digunakan
untuk mengantisipasi dan menentukan prioritas kebutuhan dan keinginan
konsumen, serta menggabungkan kebutuhan dan keinginan konsumen tersebut
dalam produk dan jasa yang disediakan bagi konsumen. Quality Function
Deployment menterjemahkan kebutuhan dan keinginan konsumen ke dalam
suatu rancangan produk yang memiliki persyaratan teknik dan karakteristik
kualitas tertentu. (Akao, 1990; Urban Hauser, 1993). Penelitian ini bertujuan
untuk mengembangkan rancangan dan pembuatan fasilitas display untuk Taman
Kanak Kanak. Fasilitas display merupakan fasilitas yang digunakan untuk
menyimpan mainan anak-anak.
Hasil penelitian ini adalah atribut kebutuhan customer adalah tinggi lemari
menyesuaikan pengguna, bagian ujung pada sisi lemari tidak melukai pengguna,
pintu lemari mudah dibuka, mampu menampilkan hasil karya dengan baik,
terdapat ruang tambahan untuk menyimpan barang, awet, warna menarik.House
of Quality menghubungkan antar karakteristik teknis dari atribut-atribut hasil
rancangan sehingga dihasilkan rancangan fasilitas yang dapat menampilkan dan
menyimpan hasil karya anak-anak TK. Kanisius Pingitan.

Item Type: Research
Subjects: Teknik Industri > Industri
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Date Deposited: 04 Sep 2017 10:43
Last Modified: 05 Mar 2025 06:15
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/12220

Actions (login required)

View Item
View Item