Prastowoadi, Cahyono (2012) LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MUSEUM BECAK DI YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TA12773.pdf

File Pdf (3MB)
Text (Bab I)
1TA12773.pdf

File Pdf (157kB)
Text (Bab II)
2TA12773.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text (Bab III)
3TA12773.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (217kB)
Text (Bab IV)
4TA12773.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (311kB)
Text (Bab V)
5TA12773.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (6MB)
Text (Bab VI)
6TA12773.pdf

File Pdf (5MB)

Abstract

Transportasi darat yang termasuk dalam kategori kendaraan tidak bermotor, sekarang
semakin terdorong kepinggir oleh motorisasi angkutan, sehingga penggunaan kendaraan tidak
bermotor mulai ditinggalkan digantikan dengan kendaraan bermotor. Sebagai alat transportasi
darat, becak dan kendaraan tidak bermotor merupakan mata pencaharian kehidupan masyarakat.
Selain itu keberadaan sebuah becak dan kendaraan tidak bermotor adalah sebagai wujud
perkembangan transportasi di Indonesia. Hubungan becak sebagai alat transportasi yang
dikaitkan dengan perkembangan tata ruang perkotaan Yogyakarta adalah masih eksisnya alat
transportasi tradisional dalam melayani masyarakat khususnya wisatawan, walaupun kota
Yogyakarta yang mempunyai luas 30,5 Km2 , 60% nya merupakan kawasan heritage (Kraton,
Kotagede, Pakualaman, Kota baru dan “Njeron Beteng”) merupakan obyek wisata budaya
unggulan, dimana keberadaan becak sebagai alat transportasi tradisional mampu melayani secara
optimal bagi pengguna (masyarakat dan wisatawan) dengan jangkauan 2 – 4 Km. Sehingga
daerah tersebut terdapat becak yang diminati para wisatawan sebagai alat transportasinya, maka
lokasi Museum becak sangat tepat diadakan di Yogyakarta Museum becak merupakan sebuah
tempat atau wadah yang harus dapat menginformasikan kepada pengunjung bahwa becak adalah
sebuah kendaraan tradisional Indonesia yang memiliki sifat ramah lingkungan dan berjalan
lambat, sehingga didalam museum becak pengunjung diajak merasakan bagaimana suasana pada
saat menaiki becak. Sehingga keberadaan museum dapat meningkatkan apresiasi pengunjung
terhadap becak. Untuk mencapai hal tersebut, maka didalam skripsi ini berisikan bagaimana
mewujud rancangkan Museum Becak di Yogyakarta yang mampu meningkatkan apresiasi
pengunjung, melalui perancangan ruang dengan pendekatan karakter becak.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Apresiasi, Karakter Becak, Karakteristik ruang
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 01 May 2013 13:37
Last Modified: 01 May 2013 13:37
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1222

Actions (login required)

View Item
View Item