Rejeki, MC. Ninik Sri and Prihatini, Chatarina Endah and Wijayamurti, Desidera Cempaka MANAJEMEN DIVERSITAS DALAM ORGANISASI (Penelitian Kualitatif-Interpretatif tentang Manajemen Diversitas di Perusahaan Multinasional PT. Schlumberger Geophysics Nusantara) (2019). [Research]
KOM40102.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (961kB)
Abstract
Diversitas kultural bagi sebuah organisasi pada dasarnya dapat menjadi kekuatan positif
bagi sebuah organisasi untuk mencapai tujuannya. Namun demikian, agar diversitas dapat
menjadi kekuatan diperlukan pengelolaan yang dalam terminologi komunikasi keorganisasisan,
disebut sebagai manajemen diversitas. Hal ini seperti yang ada di PT Schlumberger Geophysics
Nusantara. Perusahaan ini merupakan perusahaan multinasional yang memiliki karyawan dengan
berbagai latar belakang budaya, dan memanfaatkan keragaman sebagai sebuah kekuatan untuk
membangun tim kerja menuju tujuan organisasi.
Rumusan masalah yang dijawab dalam penelitian ini adalah gambaran tentang
manajemen diversitas dalam organisasi, sehingga tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui
manajemen diversitas dalam organisasi. Adapun konsep utama untuk pendekatan penelitian
adalah manajemen diversitas dalam organisasi. Manajemen dalam kerangka ini dipahami sebagai
sebuah manajemen yang dilaksanakan dengan merencanakan dan menerapkan sistem-sistem dan
praktek-praktek organisasional. Tujuan dari manajemen ini adalah untuk memaksimalkan potensi
keuntungan keragaman budaya, sekaligus mereduksi seminimal mungkin potensi kerugiannya.
Jenis penelitian ini kualitatif dengan berlandas pada paradigma konstruktivisme,
sementara itu pendekatannya adalah interpretatif yang digunakan dalam studi komunikasi dan
organisasi. Metode untuk itu adalah fenomenologi, dengan teknik pengumpulan data berupa
wawancara mendalam. Subyek penelitian terdiri dari pihak manajemen dan karyawan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversitas kultural dapat menjadi kekuatan
organisasi. Dalam konteks internal, kekuatan itu digunakan untuk meningkatkan kemampuan
karyawan dalam mengembangkan bisnis perusahaan di negaranya masing-masing. Sementara
itu, dalam konteks eksternal, perbedaan dipakai sebagai dasar untuk memberikan pelayanan yang
terbaik bagi pelanggan dengan kultur yang beragam. Manajemen diversitas untuk itu dilakukan
dengan membangun sikap adaptif di kalangan karyawan. Selain itu, dalam organisasi dibangun
pula kultur untuk tidak mempermasalahkan perbedaan. Kultur ini ada di dalam sistem formal,
yaitu dalam bentuk kode etik yang berfungsi sebagai pedoman anggota organisasi berinteraksi
dan menjalankan praktek organisasional.
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa manajemen diversitas
diperlukan oleh Schlumberger untuk mengelola keragaman kultural di antara para karyawannya.
Pengelolaan ini dimaksudkan agar keragaman tersebut dapat menjadi kekuatan yang mendukung
pencapaian tujuan perusahaan. Pengelolaan sekaligus dilakukan untuk mereduksi potensi negatif
dari adanya keragaman kultural.
| Item Type: | Research |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | manajemen diversitas, kekuatan organisasi, sistem formal, praktek organisasional, kode etik. |
| Subjects: | Komunikasi > Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi |
| Date Deposited: | 01 May 2013 13:03 |
| Last Modified: | 05 Mar 2025 07:47 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1214 |
