To’bungan, Nelsiani Pengaruh Perbedaan Jenis Pakan Alami Jentik Nyamuk, Cacing Darah (Larva chironomus sp.) dan Moina sp. Terhadap Pertumbuhan Ikan Cupang (Betta splendens) (2017). [Research]

Text (Penelitian Teknobiologi)
BL88701.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)

Abstract

Ikan Cupang (Betta splendens) merupakan salah satu jenis ikan hias yang cukup
digemari di Indonesia. Ikan ini diminati, bukan hanya karena keindahan warna, sirip
dan ekor tetapi juga karena kontes-kontes ikan Cupang yang sering dilakukan untuk
memperebutkan juara dan hadiah-hadiah menarik. Peminat ikan ini ikut bertambah
seiring perkembangan teknologi dan pemasaran, baik secara online maupun offline.
Pemilihan pakan yang tidak tepat menyebabkan pertumbuhan ikan yang tidak sesuai
dengan usia ikan. Salah satu alternative makanan yang biasa dipakai adalah pakan
alami berupa jentik nyamuk, cacing darah (Larva Chironomus sp.) dan Moina sp.
Oleh sebab itu, penelitian ini mengkaji efektifitas pakan alami tersebut terhadap
pertumbuhan ikan Cupang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap,
dengan 3 perlakuan, dan masing-masing perlakuan memiliki 3 ulangan. Sampel tiap
perlakuan adalah 5 ekor ikan Cupang betina usia 3 bulan. Pemeliharaan dilakukan
selama 4 minggu, dengan pengukuran biomassa ikan setiap minggu. Parameter
tambahan adalah pengukuran pH,suhu dan oksigen terlarut (DO) untuk mengetahui
kualitas air. Hasil uji normalitas dengan uji Liliefors terhadap data biomassa ikan
menunjukkan signifikansi 0,200>α 0,05, menunjukkan data berdistribusi normal. Uji
variansi dengan uji one-way Anova menunjukkan signifikansi 0,430>α 0,05,
menunjukkan data biomassa ikan homogen. Hasil uji F dengan one-way Anova
menunjukkan nilai F hitung 0,757, sementara nilai F tabel adalah 3,220. Karena F
hitung ≤ F tabel, maka Ho diterima. Perbedaan jenis pakan alami tidak berpengaruh
terhadap pertumbuhan ikan Cupang (Betta spendens). Pertumbuhan biomassa ikan
Cupang (Betta spendens) yang diberi pakan jentik nyamuk adalah 2,04 gram, yang
diberi pakan Cacing darah (Larva Chironomus sp.) 2,15 gram dan dengan pakan
alami Moina sp. 1,9 gram. pH air selama pemeliharaan ada pada kisaran 6-7,
sementara suhu pada 26-27oC dan DO 4,06-7,54ppm.

Item Type: Research
Uncontrolled Keywords: Betta splendens, jentik nyamuk, cacing darah (Larva Chironomus sp.), Moina sp.
Subjects: Teknobiologi > Tekno Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Date Deposited: 12 Jun 2017 09:57
Last Modified: 05 Mar 2025 03:56
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/11849

Actions (login required)

View Item
View Item