Prawidana, Andreas Adi (2012) PERSEPSI KONSUMEN DALAM MEMBENTUK POSITIONING BATIK TULIS WONOGIREN (Studi Deskriptif Kuantitatif tentang Persepsi Pegawai di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olah Raga/DISBUDPARPORA Kabupaten Wonogiri dalam Membentuk Positioning Batik Tulis Wonogiren). S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0KOM03017.pdf

File Pdf (703kB)
Text (Bab I)
1KOM03017.pdf

File Pdf (218kB)
Text (Bab II)
2KOM03017.pdf

File Pdf (445kB)
Text (Bab III)
3KOM03017.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (343kB)
Text (Bab IV)
4KOM03017.pdf

File Pdf (307kB)

Abstract

Batik sedang mengalami perkembangan yang cukup signifikan sekarang ini, ditandai dengan
meningkatnya minat masyarakat terhadap batik itu sendiri. Sehubungan dengan meningkatnya
minat masyarakat terhadap batik, menimbulkan persaingan yang ketat diantara produk-produk
batik itu sendiri. Batik tulis wonogiren adalah batik tulis asli Wonogiri yang saat ini sedang
marak dinaikkan ke permukaan oleh Pemda Wonogiri, sehingga menarik bagi peneliti untuk
mengetahui positioning batik tulis wonogiren menurut persepsi konsumen di wilayah kabupaten
Wonogiri sendiri dengan perceptual mapping. Positioning dalam iklan melibatkan adanya
komunikasi khususnya komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran adalah proses
penyebaran informasi tentang perusahaan dan apa yang hendak ditawarkan. Positioning menurut
Kasali adalah strategi komunikasi untuk memasuki pikiran konsumen agar produk mengandung
arti tertentu yang dalam beberapa segi mencerminkan keunggulan produk dalam bentuk
hubungan asosiatif. Penelitian ini merupakan penelitian perceptual mapping yang dilaksanakan
pada pegawai di DISBUDPARPORA kabupaten Wonogiri. Jumlah sampel dalam penelitian ini
adalah 110 orang. Alat ukur yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini
yaitu kuesioner menggunakan skala semantic diferential. Berdasarkan hasil penelitian,
didapatkan bahwa batik tulis wonogiren memiliki posisi yang kuat dalam hal keunggulan
kualitas produk, manfaat produk, dan kompatibilitas. Komponen kualitas produk yang paling
kuat adalah keawetan warna, sedangkan komponen manfaat produk yang paling kuat adalah
menambah eksistensi produk dan perajin batik tulis wonogiren, dan komponen kompatibilitas
yang paling kuat adalah sesuai untuk segala usia. Positioning batik tulis wonogiren berdasarkan
persepsi konsumen di kabupaten Wonogiri adalah warnanya awet, dengan memakai produk batik
tulis wonogiren akan menambah eksistensi produk dan perajin sehingga produk akan semakin
dikenal oleh masyarakat luas, dan kompatibel untuk segala usia. Saran dari peneliti adalah agar
penelitian ke depan dilakukan perbandingan dengan produk batik tulis lain yang menjadi pesaing
dan positioning yang sebaiknya digunakan adalah corak atau motif remahan khas batik tulis
wonogiren yang tercipta secara alami, sesuai untuk segala usia, dan dengan

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Positioning, Batik Tulis Wonogiren, Persepsi Konsumen
Subjects: Komunikasi > Advertising
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Date Deposited: 01 May 2013 09:50
Last Modified: 01 May 2013 09:50
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1183

Actions (login required)

View Item
View Item