Tuamano, Saut Rotona Barcio (2017) BIOREMEDIASI LIMBAH OLI BEKAS KENDARAAN BERMOTOR DENGAN LUMPUR AKTIF DENGAN VARIASI PENAMBAHAN BAKTERI LOKAL YANG DIIDENTIFIKASI DENGAN SEKUEN 16S rDNA. S1 thesis, UAJY.
0BL01225.pdf
File Pdf (782kB)
1BL01225.pdf
File Pdf (72kB)
2BL01225.pdf
File Pdf (109kB)
3BL01225.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (271kB)
4BL01225.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
5BL01225.pdf
File Pdf (3MB)
Abstract
Oli merupakan salah satu olahan minyak bumi yang dapat diartikan sebagai
pelumas mesin, peredam panas, dan sebagai pelindung dari karatnya mesin. Limbah
oli bekas merupakan produk yang tidak mungkin dihindari oleh setiap industri
bengkel-bengkel kendaraan bermotor dan menyebabkan pencemaran terhadap
lingkungan karena adanya senyawa hidrokarbon yang terkandung di dalamnya.
Pengolahan kembali oli bekas kendaraan bermotor telah banyak dilakukan secara
fisika dan kimia yang membutuhkan biaya besar dan kurang ramah lingkungan, oleh
karena itu penelitian ini dilakukan dengan metode bioremediasi melalui teknik
lumpur aktif yang diberi penambahan bakteri lokal dominan. Bakteri lokal yang
berperan dapat diidentifikasi secara genotip dengan menggunakan analisis
(molekuler) rangkaian PCR dengan sekeun 16S rDNA. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui kemampuan bakteri lokal dalam meremediasi oli bekas kendaraan
bermotor melalui metode lumpur aktif yang dapat diketahui hubungan
kekerabatannya antar jenis atau genus dari bakteri tersebut.
Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan
Acak Lengkap Faktorial dengan variasi penambahan jenis isolat bakteri lokal
dominan dan variasi penambahan volume isolat bakteri lokal dominan dengan tiga
kali pengulangan. Isolasi dan identifikasi bakteri lokal dari lumpur aktif oli bekas
kendaraan bermotor menghasilkan 2 isolat dominan yakni isolat SB1 termasuk genus
Pseudomonas dan memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat dengan
Pseudomonas aeruginosa, dan isolat SB2 termasuk genus Achromobacter dan
memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat dengan Achromobacter insolitus.
Kemampuan remediasi oli bekas kendaraan bermotor diukur dari parameter BOD
(Biochemical Oxygen Demand), TSS (Total Suspended Solid), dan TPH (Total
Petroleum Hydrocarbon). Kepadatan isolat bakteri SB1 sebesar 137x106 dan isolat
SB2 sebesar 295x106. Isolat SB2 mampu melakukan remediasi yang ditunjukkan
dengan adanya penurunan kadar BOD menjadi 127,78 mg/L dengan persentase
penurunan sebesar 31,65% dan menurunkan kadar TPH menjadi 192,30 mg/L dengan
persentase penurunan sebesar 15,04%; serta SB1 mampu menurunkan kadar TSS.
Volume isolat sebanyak 20 ml mampu melakukan remediasi yang ditunjukkan
dengan adanya penurunan kadar BOD menjadi 97,22 mg/L dengan persentase
penurunan sebesar 48,88% dan menurunkan kadar TSS menjadi 298,67 mg/L dengan
persentase penurunan sebesar 58,42%; serta volume isolat sebanyak 40 ml mampu
menurunkan TPH.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Oli Bekas Kendaraan Bermotor, Lumpur Aktif, Bakteri lokal, 16S rDNA |
| Subjects: | Teknobiologi > Tekno Lingkungan |
| Divisions: | Fakultas Teknobiologi > Biologi |
| Date Deposited: | 23 Mar 2017 09:55 |
| Last Modified: | 23 Mar 2017 09:55 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/11439 |
