Hasibuan, Romi Cornelus (2012) PERENCANAAN DINDING GESER BERPASANGAN (COUPLED SHEARWALL) PADA STRUKTUR BANGUNAN BERTINGKAT TINGGI. S1 thesis, UAJY.
0TS12696.pdf
File Pdf (1MB)
1TS12696.pdf
File Pdf (220kB)
2TS12696.pdf
File Pdf (717kB)
3TS12696.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
4TS12696.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
5TS12696.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
6TS12696.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Dewasa ini, perencanaan struktur gedung tahan gempa merupakan hal yang mutlak.
Agar mampu memikul beban gempa, para perancang dan ahli struktur merancang bangunan
berdasarkan sistem struktur dan juga menambahkan dinding geser sehingga mampu menahan
gaya lateral akibat angin dan gempa. Namun pada beberapa keadaan, dinding geser diberi
bukaan karena adanya beberapa hal sehingga dapat mempengaruhi kekakuan struktur.
Mengacu dari hal tersebut, maka digunakanlah dinding geser berpasangan (coupled
shearwall) sehingga bukaan dapat ditempatkan dan kekakuan struktur juga bertambah karena
adanya dua dinding geser atau lebih yang saling terhubung dengan balok perangkai dalam
menahan gaya lateral.
Dalam penulisan ini, dirancang suatu bangunan gedung 7 tingkat yang berfungsi sebagai
tempat hunian dan terletak pada wilayah gempa 6. Bangunan ini menggunakan dinding geser
berpasangan agar dapat menempatkan bukaan dan juga untuk menahan gaya gempa. Gedung
ini direncanakan dengan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK)
dengan mutu beton f’c = 25 MPa dan mutu baja 400 MPa. Beban-beban yang dianalisis
meliputi beban mati, beban hidup, dan beban gempa. Perencanaan yang dilakukan mengacu
pada SNI 03-1726-2002 dan SNI 03-2847-2002. Analisis struktur menggunakan software
ETABS dengan tinjauan 3 dimensi. Pada penulisan tugas akhir ini, penulis merancang
dinding geser berpasangan yang terdiri atas dua dinding geser yang saling terhubung dengan
balok perangkai pada tiap tingkatnya.
Hasil dari perencanaan struktur yang diperoleh yaitu dinding geser 1 dan dinding geser 2
dengan panjang 3 meter dan tebal 300 mm. Untuk tulangan transversal dan tulangan
longitudinal pada masing-masing dinding diperoleh 2D16-300. Pada ujung penampang
dinding geser diberi penebalan ukuran 500x500 mm2 agar mampu menahan beban aksial dan
lentur dengan tulangan longitudinal 9D16 dan tulangan pengikat 2D13-100. Balok perangkai
dirancang dengan ukuran 300x800 mm2 dan digunakan 6D32 untuk tulangan diagonal balok
perangkai lantai 1.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | dinding geser, dinding geser berpasangan,balok perangkai, tulangan diagonal. |
| Subjects: | Sipil > Struktur Sipil > Struktur |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 30 Apr 2013 10:45 |
| Last Modified: | 03 May 2013 13:30 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/1120 |
