Hatmoko, John Tri and Suryadharma, Y. Hendra KAJIAN PARAMETER-PARAMETER FUNDAMENTAL TANAH LEMPUNG YANG DISTABILISASI DENGAN SEMEN DENGAN PENGUJIAN KUAT TEKAN BEBAS DAN KONSOLIDASI SATU DIMENSI (2017). [Research]
TS13640.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (5MB)
Abstract
Deposit tanah lempung lunak yang pada umumnya memiliki stabilitas volume dan kuat
geser rendah berada menyebar di seluruh dunia terutama di daerah-daerah pantai dan area-area
yang rendah. Di beberapa kota besar secara geologis memiliki deposit tanah lempung yang
cukup dalam. Tanah jenis ini memiliki kompresibilitas dan potensi kembang susut tinggi, dengan
kuat geser yang relatif rendah. Oleh sebab itu parameter-parameter fundamental penyebab
rendahnya stabilitas volume dan kuat geser tanah tersebut perlu diteliti. Parameter seperti harga
angka pori setelah pemeraman, proporsi semen didalam tanah, rasio antara keduanya merupakan
parameter-parameter yang cukup mendasar pada tanah lempung lunak yang distabilisasi dengan
semen.Untuk mengetahui pengaruh parameter-parameter tersebut pada tanah lempung yang
distabilisasi, dilakukan serangkaian pengujian sepertrti: kuat tekan bebas, dan uji konsolidasi.
Tanah dengan kadar air yang bervariasi dari : batas plastis; 1,5 batas cair dan 2 batas cair
dicampur dengan semen : 5%, 10%, 15% dan 20% dan diuji dengan kuat tekan bebas ( waktu
peram : 7, 14, dan 28 hari) dan konsolidasi dengan waktu pemeraman 28 hari.
Dari pengujian kuat tekan bebas, rasio antara antara angka pori dan kadar semen setelah
pemeraman terbukti efektif sebagai parameter penentu untuk memperoleh harga kuat tekan bebas.
Rasio antara antara angka pori dan kadar semen digabungkan dengan pengaruh kadar air, kadar
semen dan waktu pemeraman berpengauruh pada kuat geser tanah lempung yang distabilisasi
dengan semen. Besarnya angka pori setelah pemeraman menggambarkan terutama pengaruh
kadar air pada tanah kandungan semen dan waktu pemeraman. Pada saat kadar semen meningkat
ketika pencampuran, angka pori setelah pemeraman menurun dan nkuat tekan bebas tanah yang
distabilisasi menurun.Kuat tekan bebas meningkat dengan menurunnya harga rasio antara angka
pori setelah pemeraman dengan kadar semen. Kadar air optimum pada tanah-semen diperoleh
mendekati harga batas cair tanah asli. Hubungan antara kuat tekan bebas dengan rasio antara
angka pori setelah pemeraman dengan kadar semen menunjukkan bahwa dengan meningkatnya
rasio angka pori dengan kadar semen, kuat tekan bebas menurun. Pengujian konsolidasi
menunjukkan bahwa kadar semen menentukan posisi garis kompresi setelah leleh, sementara
angka pori setelah pemeraman menentukan harga tegangan leleh tanah yang distabilisasi dengan
semen.Semakin tinggi kadar semen di dalam tanah, harga tegangan efektif setelah leleh
meningkat. Namun demikian, dengan meningkatnya kadar semen meningkatkan indeks kompresi
tanah paska leleh. Pada kadar semen tertentu, harga angka pori setelah pemeraman menentukan
besarnya tekanan efektif. Semakin rendah harga angka pori, tegangan efektif meningkat.Di lain
pihak, konsep normalisasi berat volume, kadar air, berat jenis setelah waktu pemeraman dapat
direalisasi.Parameter-parameter tanah yang memuat angka pori setelah pemeraman dan kadar
semen terbukti merupakan parameter yang berpengaruh pada kompresibilitas tanah yang
distabilisasi dengan semen.
| Item Type: | Research |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | lempung, semen, angka pori, kadar semen, kuat tekan bebas, konsolidasi |
| Subjects: | Sipil > Struktur Sipil > Struktur |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 03 Feb 2017 07:35 |
| Last Modified: | 05 Mar 2025 06:45 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/11048 |
