Dala, Lusianti Ayubiana (2016) EVALUASI KERUSAKAN RUAS JALAN PULAU INDAH, KELAPA LIMA, KUPANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS14397.pdf

File Pdf (540kB)
Text (Bab I)
1TS14397.pdf

File Pdf (215kB)
Text (Bab II)
2TS14397.pdf

File Pdf (307kB)
Text (Bab III)
3TS14397.pdf

File Pdf (875kB)
Text (Bab IV)
4TS14397.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (134kB)
Text (Bab V)
5TS14397.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text (Bab VI)
6TS14397.pdf

File Pdf (2MB)

Abstract

Jalan berperan penting dalam keberhasilan pembangunan nasional karena
jalan merupakan akses dari satu tempat ke tempat lain. Kondisi permukaan jalan
yang baik akan memudahkan pergerakan masyarakat dalam melakukan kegiatan
ekonomi, sedangkan kondisi jalan yang buruk akan menghambat mobilitas
masyarakat. Kondisi perkerasan di Jalan Pulau Indah, Kelapa Lima, Kupang telah
mengalami kerusakan. Salah satu penyebabnya kerusakan tersebut adalah beban
lalu lintas yang berlebihan (overload).
Penelitian dilakukan dengan mengamati kondisi perkerasan jalan yang
rusak. Selain itu mengamati jumlah kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut
kemudian menentukan jenis dan tingkat kerusakan jalan berdasarkan metode
Pavement Condition Index (PCI). Ada dua jenis data yang diperlukan dalam
penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Data primer yang dikumpulkan
dalam penelitian ini adalah data volume kendaraan, dimensi jalan yang rusak,
jenis dan tingkat kerusakan jalan. Data sekunder berupa data perkerasan jalan
pada awal perencanaan jalan tersebut diperoleh dari Bina Marga Provinsi Nusa
Tenggara Timur di Kupang.
Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai PCI rata-rata secara
keseluruhan dari 16 segmen adalah 36,1875 dengan kualitas kerusakan adalah
buruk (poor). Jenis kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Pulau Indah, Kupang
yaitu lubang dengan luas 16,31 m2, bergelombang dengan luas 901,75m2, sungkur
dengan luas 110,21 m2, keriting dengan luas 196,9 m2, retak pinggir sepanjang
4,16 m, retak kulit buaya dengan luas 3,149 m2 dan retak memanjang 2,1 m.
Persentase untuk masing-masing kerusakan, untuk kondisi baik (good) 23,32%,
kondisi buruk (poor) 17,1%, kondisi sangat buruk (very poor) 14,85%, kondisi
sedang (fair) 44,21% dan kondisi gagal (failed) 0,52%. Penanganan yang tepat
untuk kerusakan ruas jalan tersebut adalah melakukan overlay. Tebal lapis
tambahan (overlay) adalah 7 cm dengan masa layanan selama 10 tahun yaitu
sampai tahun 2027.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kerusakan, PCI, Overlay
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 17 Oct 2016 11:11
Last Modified: 17 Oct 2016 11:11
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/10519

Actions (login required)

View Item
View Item