KRISTIAWAN, YOHANES DEDI (2016) ANALISIS KELAYAKAN INFRASTRUKTUR KOTA METROPOLITAN: STUDI KASUS PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS14300.pdf

File Pdf (871kB)
Text (Bab I)
1TS14300.pdf

File Pdf (697kB)
Text (Bab II)
2TS14300.pdf

File Pdf (1MB)
Text (Bab III)
3TS14300.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (894kB)
Text (Bab IV)
4TS14300.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (3MB)
Text (Bab V)
5TS14300.pdf

File Pdf (5MB)

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia menjadi fokus utama pemerintahan
Presiden Joko Widodo. Hal ini terjadi karena makin disadari bahwa infrastruktur
memiliki dampak yang sangat besar bagi mutu kehidupan masyarakat Indonesia.
Karenanya, laporan mengenai infrastruktur menjadi sangat penting. Hal ini sudah
disadari lama oleh para pemimpin dunia. Laporan ASCE di New York (2015) dapat
menjadi acuan dalam mengetaui kelayakan suatu infrasruktur di suatu wilayah.
Laporan terbaru ASCE yang berjudul Fragile Foundation: Report Card for New
York’s Infrastructure (2015) membantu banyak dalam memberikan informasi terkait
dengan keadaan infrastruktur negaranya. Mengacu pada laporan ASCE tersebut,
Provinsi DKI Jakarta, sebagai Ibu Kota Indonesia menjadi obyek dari analisis
kelayakan infrastruktur dalam karya tulis ini.
Penelitian ini dilakukan untuk menilai sejauh mana nilai kelayakan
infrastruktur di Provinsi DKI Jakarta berdasarkan penilaian dari para praktisi dan
akademisi teknik sipil dan membandingkan dengan infrastruktur New York yang
memiliki kemiripan karakteristik infrastrukturnya. Penelitian ini dilakukan dengan
menyebarkan kuesioner kepada responden dan melakukan beberapa wawancara
dengan narasumber. Responden akan memberikan penilaian terhadap infrastruktur
dengan spesifikasi yang telah telah tercantum di kuisoner yang berpedoman kepada
ASCE (2009) untuk kemudian dianalisis oleh peneliti.
Hasil akhir dari analisis data berupa rating yang didapat setelah menghitung
nilai mean dan standar deviasi dari data kuisioner yang akan dibandingkan dengan
nilai infrastruktur New York. Pelabuhan udara, stasiun kereta, sekolah/universitas,
pelayanan kesehatan dan telekomunikasi mendapatkan nilai “C“ dan “C-“ dengan
rating 75.00%, 75.91%, 73.36%, 70.00%, 70.00% dilanjutkan dengan terminal bus,
kereta api, air minum, fasilitas pariwisata, ruang terbuka hijau, konektifitas/transit,
energi, jembatan dan jalan, pelabuhan laut yang mendapatkan nilai “D-“ ,“D”, dan
“D+” dengan rating masing-masing 53.18%, 58.64%, 60.00%, 60.91%, 63.64%,
64.09%, 66.82%, 67.27% dan infrastruktur yang mendapatkan nilai “E” adalah
waduk dan dam, buangan air kotor, buangan sampah, buangan limbah industri dengan
rating masing-masing 48.18%, 50,00%, 45.00%, dan 40.91%. Nilai akhir
keseluruhan infrastruktur yang diteliti di Provinsi DKI Jakarta adalah “D” dengan
rating 61.64%. Perbandingan nilai infrastruktur Provinsi DKI Jakarta dengan New
York memiliki perbedaan yang tidak signifikan, masing – masing mendapatkan nilai
“D” dan “C-“.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Infrastruktur, kelayakan infrastruktur, kehandalan infrastruktur, rating dan nilai infrastruktur, laporan kelayakan infrastruktur
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 17 Oct 2016 07:58
Last Modified: 17 Oct 2016 07:58
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/10516

Actions (login required)

View Item
View Item