MANU, FREDERIKA PUTRI (2016) EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR (Studi Kasus Jalur 1 dan 2). S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS14336.pdf

File Pdf (2MB)
Text (Bab I)
1TS14336.pdf

File Pdf (346kB)
Text (Bab II)
2TS14336.pdf

File Pdf (154kB)
Text (Bab III)
3TS14336.pdf

File Pdf (323kB)
Text (Bab IV)
4TS14336.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (283kB)
Text (Bab V)
5TS14336.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (784kB)
Text (Bab VI)
6TS14336.pdf

File Pdf (1MB)

Abstract

Duajalur yang banyak dilalui oleh angkutan umum di kota Kupang yaitu jalur
1 dan 2. Jalur tersebut merupakan daerah pertokoan dan banyak terdapat
bangunan sekolah sehingga mengalami peningkatan volume lalu lintas dan
membutuhkan jumlah angkutan yang sesuai dengan kebutuhan penumpang
kawasan tersebut. Namun permasalahan yang terjadi yaitu banyaknya angkutan
yang beroperasi menyebabkan waktu tunggu yang kurang dari 5 menit. Untuk itu
perlu diteliti apakah angkutan yang tersedia saat ini jumlahnya tidak berlebihan.
Pengumpulan data sekunder meliputi peta rute angkutan, rute dan jumlah
armada dan jarak tempuh. Pengumpulan data primer berupa kinerja angkutan
yang meliputi : jumlah penumpang naik turun, waktu tiba/keberangkatan
angkutan. Pengumpulan data dilakukan selama 3 hari yaitu hari Sabtu, Minggu,
Senin. Evaluasi kinerja menggunakan standar dari Direktur Jenderal Perhubungan
Darat Tahun 2002 dan Peraturan Menteri Perhubungan R.I no.10 tahun 2012.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : beberapa angkutan jalur 1 dan 2
melakukan penyimpangan rute pada pagi hari di hari aktif sekolah. Jumlah
penumpang pada jam-jam sibuk rata-rata sebesar 25 untuk jalur 1 dan 23
penumpang untuk jalur 2 dengan Load Factor 47,662% dan 48,553 %, (di bawah
standar Pemerintah yaitu 70%). Kecepatan rata-rata masing-masing jalur yaitu
20,781 km/jam dan 20,374 km/jam, kecepatan ini sudah sesuai standar
Pemerintah yaitu 30km/jam. Headway untuk jalur 1 sebesar 6,093 menit dan jalur
2 yaitu 3,298 menit. Headway jalur 1 sudah sesuai standar pemerintah tetapi untuk
jalur 2 belum memenuhi standar yaitu 5-10 menit. Jumlah armada jalur 1
memiliki kelebihan 6 armada dan jalur 2 sebesar 15 armada.Untuk meningkatkan
kinerja pelayanan angkutan umum, armada yang jumlahnya berlebihan dialihkan
ke jalur jumlah armadanya lebih sedikit, tidak memperpanjang ijin trayek untuk
kendaraan yang tidak laik pakai, tidak memberikan ijin operasi baru sampai survei
load factor mencapai 70% dan beroperasi sesuai waktu operasi.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: evaluasi, kinerja, angkutan
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 14 Oct 2016 11:45
Last Modified: 14 Oct 2016 11:45
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/10515

Actions (login required)

View Item
View Item